“Selama ini publik NTT hanya dicekoki janji angin surga Kapolres Ende hingga Kapolda NTT, publik NTT sudah kenyang dengan janji surga. Karena itu, Kapolda NTT yang baru Brigjen Setyo Budiyanto, harus melakukan langkah progresif untuk memulihkan kepercayaan masyarakat NTT terhadap Polri, dengan berhenri melindungi pelaku korupsi yang sesungguhnya,” tegasnya.
KKN BARU DPRD ENDE DAN BPK-NTT.
TPDI menerima sebuah pesan WhatsApp dari seorang warga Ende yang menginformasikan bahwa berdasarkan laporan hasil pemeriksaan BPK-NTT tahun 2020, bendahara DPRD Kabupaten Ende disebut-sebut tidak dapat mempertanggungjawabkan keuangan DPRD Ende sebesar Rp.1,4 miliar.
Anehnya, temuan BPK-NTT tersebut buru-buru ditutup-tutupi sehingga terkesan BPK Perwakilan NTT tidak punya temuan terkait penyimpangan uang Bendahara DPRD Ende, sebesar Rp.1,4 miliar tsb.






