Warga Desa Saosina – Wotan Sepakat Berdamai

DETIKDATA, LARANTUKA – Pertemuan Penyelesaiaan Damai Terkait Permasalahan Konflik Antara Masyarakat Desa Saosina dan Masyarakat Lingkungan Wotan Kelurahan Waiwerang Kota Kecamatan Adotim kini sepakat untuk berdamai. Senin (11/10/21).

Perdamaian tersebut difasilitasi Kasat Intelkam Polres Flotim IPTU Markus F. S Wangge di dampingi Oleh Kapolsek Adonara Timur IPDA Agus Heriawan. Turut hadir Camat Adonara Timur Damianus Lamawuran, SH., Kasat Samapta Polres Flotim IPTU Frietz Y. Letik, Kasubag Bin Ops IPDA Kristoforus H. Ritan, Lurah Waiwerang Kota an. Egidius Lega Laot, S.Pt, M.Pt., Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Masyarakat Kel. Waiwerang Kota, Kepala Desa Saosina Bpk Jamaludin Jou Dasi, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Masyarakat Desa Saosina dan yang mewakili Danramil Serka Philipus Hale.


Proses mediasi oleh Kasat Intelkam IPTU Markus F. S. Wangge (Hitam Tengah) (Foto: Istimewa)

Kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dengan memberikan pernyataan diantaranya, Segala sesuatu akibat kejadian tersebut telah diselesaikan secara damai atau secara Kekeluargaan dan tidak diproses sesuai Hukum Pidana maupun Perdata;

Apabilah dikemudian hari jika terjadi peristiwa yang sama atau lainya menjadi tanggung jawab perorangan yang melakukan tindakan melawan Hukum;

Kami menyatakan sikap mendukung Pihak Kepolisian Polres Flores Timur dalam upaya penegakan Hukum jika warga kedua Desa melakukan tindakan atau perbuatan melawan Hukum akan ditindak sesuai prosedur Hukum yang berlaku;

Kami menyatakan bertanggung jawab secara moral untuk membina dan mengarahkan dengan melakukan pembinaan keagamaan maupun kegiatan lainya bagi warga kedua Desa terkhusus kaum muda agar tidak melakukan tindakan – tindakan main hakim sendiri atau tindakan-tindakan lainya yang bertentangan dengan Hukum;

Bahwa kami kedua belah pihak masih tetap patuh dan taat kepada kesepakatan Adat yang pernah terjadi pada tahun 2016 di Dusun Lamalimut, Desa Saosina, Kecamatan Adotim, Kabupaten Flotim dengan segala konsekuaensi resiko Adat yang harus diterima.

Pernyataan tersebut dibuat oleh Tokoh Agama, Tokoh Masyarkat, Tokoh adat dan Tokoh Pemuda lingkungan Wotan Kelurahan Waiwerang Kota dan Desa Saosina Kecamatan Adonara Timur Kabupaten Flores Timur, bersama orang tua korban maupun pelaku yang terlibat dalam peristiwa perkelahian antara pemuda kedua Desa kamis 07 Oktober 2021.(DD/TN)