“Saya berharap juga desa-desa dampingan program PEIB yang dilaksanakan Humanity & Inclusion bisa menjadi contoh dan dapat secara mandiri mempengaruhi desa lainnya. Sehingga praktik baik dari program ini bisa direplikasi serta berkelanjutan pasca program ini selesai,” ungkapnya
Program PEIB telah memberikan pengaruh dan dampak dalam pembangunan ekonomi Kabupaten Manggarai Barat. Program ini juga sejalan dengan semangat pembangunan lima tahun kedepan seperti yang sudah saya jabarkan sebelumnya. Ia menyampaikan program ini telah efektif meningkatkan partisipasi kelompok rentan dalam usaha ekonomi untuk menjadi lebih mandiri dan berpartisipasi aktif dalam proses perencanaan dan penganggaran pembangunan di desa.
Selain itu OPD, lanjut Edi Endi para penyedia layanan ekonomi, dan sektor swasta juga berpartisipasi dengan terlibat aktif mendukung implementasi program ini. Kerja kolaborasi dan koordinasi menjadikan semangat pembangunan ekonomi yang partisipatif dapat terwujud. Strategi kerja tersebut merupakan komitmen lintas sektor dalam pelibatan penyandang disabilitas dalam pembangunan ekonomi di daerah ini.
Bagi OPD-OPD yang terlibat selama ini, saya mengharapkan agar nilai-nilai pembangunan ekonomi inklusif perlu diteruskan dalam rencana kerja di tahun-tahun mendatang. OPD-OPD perlu memikirkan dan memprioritaskan kelompok rentan untuk berpartisipasi dan terlibat dalam proses perencanaan dan penganggaran di daerah.
Termasuk para Kepala Desa dalam pengelolaan dana desa harus sejalan prioritas penggunaannya untuk memberdayakan dan memperkuat pengembangan usaha kelompok rentan termasuk penyandang disabilitas yang sudah dirintis oleh Humanity dan Inclusion dan CIS Timor.






