Hampir Sebulan Kabur, Pelaku Penganiaya Warga Dibekuk Polres Belu

“Pelaku ini kabur sejak awal bulan Juli 2022 lalu pasca menganiaya korban dengan menggunakan panah Ambon, sesuai laporan polisi nomor LP/B/160/VII/2022/SPKT/Polres Belu/Polda NTT tanggal 9 Juli 2022. Kejadian dilaporkan Andreas Mura (18) kasus tindakan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam di Ailpcino-Tini, Kelurahan Manuaman,” ujar Kasat Reskrim.

Lebih lanjut, Kasat Reskrim menjelaskan, kejadian bermula saat saksi Andreas Mura (18) dan korban Frans Menejes warga Lolowa, Kelurahan Lidak ,berboncengan sepeda motor dan membeli nasi di warung nasi kuning 24 jam di wilayah Tini, sabtu (9/7/2022) dini hari.