BI Memprakirakan Ekonomi Indonesia Tumbuh 3,5-4,3 Persen

DETIKDATA, JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi pada 2021 menjadi 3,5 – 4,3 persen dari proyeksi sebelumnya 4,1 – 5,1 persen.

“Pertumbuhan ekonomi domestik diprakirakan lebih rendah dari sebelumnya pasca penyebaran varian delta COVID-19,” kata Perry dalam siaran pers yang diterima, Jumat (23/07/2021).

Hingga triwulan II 2021, lanjut Perry, perbaikan ekonomi terus berlanjut, terutama didorong oleh peningkatan kinerja ekspor, belanja fiskal dan investasi non-bangunan.

Perkembangan sejumlah indikator dini pada Juni 2021, seperti penjualan eceran dan PMI, mengindikasikan pemulihan ekonomi domestik yang masih berlangsung.

Pada triwulan III 2021, pertumbuhan ekonomi diprakirakan akan lebih rendah sehubungan dengan kebijakan pembatasan mobilitas yang harus ditempuh oleh Pemerintah untuk mengatasi peningkatan penyebaran varian delta COVID-19.

“Penurunan pertumbuhan terutama terjadi pada konsumsi rumah tangga karena terbatasnya mobilitas, di tengah peningkatan stimulus bantuan sosial oleh Pemerintah, dan tetap kuatnya kinerja ekspor,” ujarnya.

Pada triwulan IV 2021, kata Perry, pertumbuhan ekonomi diprakirakan kembali meningkat didorong oleh peningkatan mobilitas sejalan dengan akselerasi vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan, berlanjutnya stimulus kebijakan, dan terus meningkatnya kinerja ekspor.

Secara spasial, penurunan pertumbuhan ekonomi tercatat lebih kecil di luar Jawa, khususnya Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua), didukung dengan kinerja ekspor yang kuat. Dengan perkembangan tersebut. (DD/I)