DETIKDATA, WAINGAPU – Desa Wairara yang terletak di kecamatan Mahu, Kabupaten Sumba Timur memanfaatkan 1 hektar lahan warga dan ditanami Bawang Merah sebagai dukungan terhadap pemulihan ekonomi Nasional dimasa Pandemi Covid 19 serta menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADES).
Hal itu disampaikan oleh Alphonsius Umbu Jara Lodu, S.Pt selaku Sekrataris desa Wairara kepada detikdata.com. Rabu(25/08/2021)
Alphon mengatakan bahwa program ini sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah dalam program pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi covid 19 dimana terjadi ketidakstabilan ekonomi yang di akibatkan oleh Pandemi Covid 19 dan program ini juga diharapkan mampu meningkatkan PADES yang nantinya bisa mendukung daya belanja desa.
“Dari Pemerintah Pusat melalui Kementrian Desa menekan bahwa selama masa pandemi covid-19 meminta kepada setiap desa untuk membantu memulihkan ekonomi nasional. Pemilihan ekonomi itu sendiri dapat dicapai dengan pemberdayaan masyarakat dan desa harus membuat suatu program pemberdayaan yang melibatkan masyarakat,” ungkap Alphon.
Alphon menambahkan bahwa di desa Wairara memanfaatkan lahan warga untuk pemberdayaan masyarakat desa.
“Untuk kami di desa Wairara melaksanakan program kebun desa dengan memanfaatkan lahan warga dan yang menjadi pekerja adalah masyarakat desa Wairara itu sendiri. mereka diberi upah harian Rp 65.000/hari mulai dari pembersihan, pengolahan lahan sampai kepada masa panen. selain itu ada juga upah bulanan untuk pekerja bagian penyiraman, perawatan dan penjaga kebun,” tambah Alphon.
Lanjutnya, saat ini desa manfaatkan lahan kosong milik warga seluas 1 hektare yang ditanami Bawang Merah yang semua biaya di anggarkan dari Dana Desa dan hasil penjualan akan dibagi hasil antara pemilik lahan dan Pemerintah Desa sebagai sumber Pendapatan Asli Desa. Untuk manajemen pemasaran dan penjualan kami melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) untuk dikelola kemudian pembagian hasil penjualan akan dilakukan dibawah pengawasan Pemerintah Desa. (DD/JR)






