DETIKDATA, WAINGAPU – Senat Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (SEMA FST) bekerja sama dengan Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial (SEMA FIS) Universitas Kristen Wira Wacana (UNKRISWINA) Sumba menyelesaikan penyelenggaraan Kegiatan Latihan Menengah Kepemimpinan Mahasiswa (LMKM) via Aplikasi Zoom. Sabtu (31/07/2021)
LMKM telah dilaksanakan selama tiga hari, 23, 30 dan 31 Juli 2021. Kegiatan ini merupakan lanjutan setelah mahasiswa mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa.
Sebagai penanggung jawab program, Ketua SEMA FST, Julian Ramu Ndima mengatakan bahwa mahasiswa harus tetap produktif meskipun pandemi Covid-19 belum berakhir.
“Kita tahu bersama bahwa pandemi Covid-19 saat ini menghalangi banyak sekali aktifitas manusia pada umumnya, mahasiswa pun menjadi salah bagian yang turut merasakan dampak pandemi ini namun kita juga tidak tahu sampai kapan akan berakhir, sehingga tetap produktif selama pandemi harus dilakukan. Untuk menjawab salah satu kebutuhan mahasiswa selama pandemi, maka kami selengggarakan pelatihan kepemimpinan,” kata Julian.
Lebih lanjut, Julian mengungkap, LMKM kali saat ini merupakan kolaborasi antara dua fakultas yakni fakultas sains dan teknologi dan fakultas ilmu-ilmu sosial.
“Mengingat kemudahan teknologi yang ditawarkan selama pandemi maka kami lakukan kolaborasi bersama SEMA FIS. Salah satu tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah kebutuhan mahasiswa pada saat turun ke lapangan. Dalam kegiatan ini diajarkan bagaimana bekerja dalam tim, menangani/memecahkan masalah, analisis masalah dan masih banyak lagi sehingga ini akan menjadi bekal yang baik kepada mahasiswa,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris SEMA FIS, Herlince Kula Andung menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah lanjutan dari kegiatan latihan dasar kepemimpinan mahasiswa.
“Kegiatan LMKM yang diselenggarakan selama tiga hari ini adalah kegiatan lanjutan dari LDKM jika sebelumnya pada saat LDKM kita belajar tentang teori, tiga hari ini kita belajar bagaimana melakukan, menangani, mengamati, memecahkan berbagai persoalan dengan kerumitannya masing-masing. Apa yang mahasiswa dapatkan hari ini perlu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari karena kita sedang belajar bagaimana melakukan sesuatu,” jelas Herlince.
Pantauan detikdata.com, Kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 200 peserta. (DD/JD)






