DETIKDATA, WAITABULA – Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu mendorong para penyuluh pertanian di setiap kecamatan dan desa agar target percepatan pengolahan lahan food estate tahun 2021 selalu dilaporkan setiap waktu guna mengetahui perkembangan yang terjadi disertai penyajian data yang akurat dan valid.
“Saya minta kepada Bapak/Ibu Penyuluh Pertanian yang ada di setiap Desa agar berperan aktif lagi dalam penyajian data, bila perlu data-data yang disajikan harus terpusat yaitu 1 data misalnya total lahan, luasan lahan yang telah diolah, lahan yang belum diolah, lahan yang menggunakan sistim TOT dan mekanisasi, jumlah kelompok tani, data ini yang harus diberikan dan dilaporkan setiap waktu dan dilakukan evaluasi,” pinta Limu.
Limu menekankan agar koordinasi dan sinergitas selalu tercipta dalam pelaksanaan kegiatan sehingga setiap proses kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan sesuai harapan dan ada hasil yang diperoleh.
“Ada Bapak/Ibu Asuh yaitu Pimpinan OPD, ada TNI/Polri serta unsur-unsur lainnya yang turut berpartisipasi dalam membantu, mendampingi dan mengawal food estate guna percepatan pengolahan lahan, tetapi harus disadari bahwa yang mengetahui persis dan teknis kondisi dilapangan yaitu penyuluh dan Dinas Pertanian itu sendiri,” ujar Limu.
Hal ini dikatakan Bupati ketika berdialog bersama para Penyuluh Pertanian tingkat Kecamatan dan Desa se-Kecamatan Katiku Tana Selatan bertempat di Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Prai Au di Desa Dameka, Kecamatan Katiku Tana Selatan, Rabu (28/7/2021).
Menghadapi musim tanam Oktober hingga Maret, Bupati Limu menginstruksikan untuk percepatan lahan saat ini dahulukan untuk lahan jagung.
“Pengolahan lahan jagung harus dipercepat kalau bisa sampai tanggal 31 Agustus lahan-lahan untuk tanam jagung di seluruh Wilayah Kecamatan Katiku Tana Selatan sudah selesai terolah sesuai target luasan lahan yang ada baik itu lahan TOT maupun lahan yang menggunakan mekanisasi,” ucap Limu.
Usai berdialog Bupati meninjau kebun percontohan hortikultura milik BPK Prai Au yang terletak di samping kantor BPK.
Dalam pertemuan tersebut hadir Penyuluh Pertanian dari 9 Desa yang berada di Kecamatan Katiku Tana, Kepala BPK Prai Au, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumba Tengah dan Staf Kementerian Pertanian RI. (DD/BP)






