DETIKDATA.COM, SOE – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, memberikan instruksi tegas kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota di wilayahnya untuk memperkuat kelembagaan serta anggaran bagi satuan garda terdepan pelayanan publik. Hal ini mencakup Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas).
Demikian disampaikan Gubernur Melki saat memimpin upacara peringatan HUT ke-107 Damkar, HUT ke-76 Satpol PP, dan HUT ke-64 Satlinmas tingkat Provinsi NTT yang dipusatkan di Alun-alun Kantor Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Kamis (7/5/2026).
“Di tengah dinamika krisis iklim dan tantangan global, peran Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas sangat strategis. Mereka adalah garda terdepan yang menjamin ketenteraman serta memberikan perlindungan langsung kepada masyarakat,” ujar Melki saat membacakan amanat Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.
Soroti Minimnya Dinas Damkar Mandiri Salah satu poin krusial yang disoroti Gubernur adalah masih rendahnya jumlah daerah yang memiliki Dinas Damkar mandiri. Secara nasional, hingga tahun 2025, baru 154 kabupaten/kota yang memiliki kelembagaan mandiri. Melki mendesak kepala daerah di NTT yang belum memiliki dinas mandiri untuk segera melakukan penataan nomenklatur sesuai Permendagri Nomor 16 Tahun 2020.
“Kelembagaan yang mandiri sangat penting agar pengelolaan anggaran, sarana prasarana, dan SDM dapat dilakukan secara maksimal sesuai kebutuhan lapangan,” tegasnya.
Kesejahteraan dan Risiko Kerja Terkait kesejahteraan, Gubernur mengingatkan para Bupati dan Wali Kota untuk memberikan perhatian serius pada perlindungan kerja bagi petugas lapangan. Mengingat risiko tinggi yang dihadapi, ia meminta daerah mengakomodasi tunjangan risiko tinggi dan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi aparatur Damkar melalui APBD.
Berdasarkan data, sekitar 64 persen personel Damkar secara nasional masih berstatus non-ASN. Pemerintah pusat sendiri tengah mengarahkan transisi para personel ini menjadi PPPK guna menjamin kepastian status kerja mereka.
Apresiasi Prestasi DaerahDalam kesempatan tersebut, Gubernur Melki memberikan apresiasi khusus kepada tiga kabupaten yang meraih predikat terbaik dalam Evaluasi Indeks Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum (IPKKU), yakni Satpol PP Kabupaten Lembata (Terbaik I), Kabupaten Nagekeo (Terbaik II), dan Kabupaten Sumba Barat (Terbaik III).
Aksi Nyata dan KolaborasiTak hanya soal keamanan, upacara ini juga diwarnai dengan aksi nyata penguatan ekonomi melalui program One Village One Product (OVOP). Gubernur menyerahkan bantuan alat pemipih jagung kepada pelaku UMKM di Desa Nobi-nobi, Kecamatan Amanuban Tengah.
Ia juga meminta Satpol PP untuk lebih proaktif berkolaborasi dengan perangkat daerah lain dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya melalui pengawasan pajak kendaraan bermotor dan sektor mineral.
“Semoga di usia yang semakin matang ini, seluruh aparatur terus mengabdi dengan dedikasi tinggi demi keselamatan dan ketenteraman seluruh masyarakat NTT,” pungkas Melki.






