Kunker Perdana Bupati dan Wabup Sumba Barat di Kecamatan Tana Righu

DETIKDATA, TANARIGHU – Kunjungan kerja Perdana Bupati Sumba Barat Yohanis Dade, SH dan Wakil Bupati Sumba Barat John Lado Bora Kabba di Kecamatan Tanarighu bertempat di Aula Kantor Camat Tana Righu. Selasa (11/05/2021).

Pada kesempatan pertama, Camat Tana Righu Nimrot Saingo, S.Kom melaporkan kegiatan fisik yang bersumber dari dana APBD maupun APBN Kabupaten Sumba Barat Tahun 2020 :
1. Pada musim tanam 1 tahun 2020-2021 rata-rata masyarakat Kecamatan Tana Righu sudah menanam tanaman jagung padi ubi-ubian dan tanaman lainnya dan sudah dipanen;
2. Penyelenggaraan kegiatan di seluruh desa di Kecamatan Tana Righu seperti penyelenggaraan pemerintahan desa pelaksanaan pembangunan desa pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari dana ADD dan dana desa tahun 2020 di desa-desa berjalan dengan baik namun sesuai hasil monitoring dan evaluasi yang telah dilakukan oleh pemerintah kecamatan masih ada beberapa kegiatan di desa-desa yang perlu mendapat pembinaan pengendalian dan pengawasan lebih lanjut.

Dalam kesempatan itu juga melalui kunjungan Kerja Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat, Camat Nimrot menyampaikan usul dan saran, memohon bantuan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dan DPRD untuk dukungan sarana prasarana yaitu peningkatan pengaspalan :
1. Jalan dari Pallu Bongga ke SD Pararel Puu Magho Desa Bondotera
2. Jalan dari Desa Zala Kadu ke Desa Tarona dan Lolowano
3. Jalan dari Desa Elu Loda ke Desa Manu Kuku
4. Jalan dari Desa Kareka Nduku ke Desa Wano Kaza
5. Lanjutan Pekerjaan Jalan dari Wee Bongga ke Omba Kareka tepatnya di Desa Wee Patola

Selanjutnya Bupati Yohanis Dade, SH dalam sambutannya mengajak seluruh perangkat kecamatan dan jajarannya beserta masyarakat Tana Righu mendukung program kerja 100 hari Bupati dan Wakil Bupati.

Dalam memutus mata rantai Covid-19, Bupati menghimbau kepada semua peserta kunker agar menjadi perhatian serius mentaati protokol kesehatan.

Bupati juga menghimbau agar seluruh peserta kunker agar sama-sama bersinergi dalam memperhatikan beberapa hal yaitu salah satunya perbaikan infrastruktur pasar, jalan penghubung antar desa untuk melancarkan mobilisasi masyarakat khususnya di Kecamatan Tara Righu, yang tidak kalah penting perbaikan pertanian melalui tanaman umur panjang seperti tanaman padi dan jagung.

Bupati juga menghimbau kepada PNS dan Guru agar disiplin jam masuk dan pulang kantor serta mengajak para kepala desa untuk memanfaatkan dana desa dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat.

“Dana desa harus dikelola dengan hati agar dapat dinikmati oleh masyarakat secara menyeluruh. Karena itu Kepala Desa dan aparat desa serta masyarakat harus bersinergi dengan baik,” tambah Bupati.

Dalam kesempatan itu juga Bupati Yohanes Dade melalui ijin Kapolres Sumba Barat dan Dandim 1613 Sumba Barat meminta Kapospol, Danramil, Babinkamtibmas, dan Babinsa untuk mengawal pemanfaatan dana desa agar tepat sasaran.

Bupati selanjutnya perintahkan Kadis PMD dan para Kepala Desa agar saling berkoordinasi untuk percepatan penyelengaraan Dana ADD untuk keepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Kepada para kepala sekolah dan guru, Bupati minta untuk bersinergi dengan pemerintah memperhatikan metode pembelajaran yang baik dan tepat dalam kelas agar kita bisa menciptakan dan melahirkan generasi yang unggul, serta mengelola Dana Bos dan dana Program Indonesia Pintar (PIP) agar tepat sasaran harus memprioritaskan siswa kurang mampu sehingga terjadi pemerataan pengembangan pendidikan di Sumba Barat khususnya di Kecamatan Tana Righu.

Sementara Wakil Bupati Sumba Barat, Jhon Lado Bora Kabba mengatakan arti Komunikasi dan Koordinasi pada tatap muka saat ini adalah bentuk komunikasi persuasif untuk menyamakan persepsi antara pemerintah daerah dan para kepala desa terkait semua persoalan dan tantangan yang dihadapi oleh wilayah atau desa melalui Camat.

Ajakan Jhon Lado, mari kita merubah paradigma dan cara pandang kita karena jika ada pemikiran yang baru kita akan mampu menciptakan hal-hal baru pula dan pasti kita akan berjalan dalam tujuan yg pasti berdasarkan aspirasi dan kebutuhan rakyat.

“Dalam rangka memperkokoh pilar-pilar pembangunan Sumba Barat tentu kita semua harus bersinergi dengan baik, disiplin dan merubah mindset/cara berpikir kita mari kita bergandengan Tangan memperkokoh ketahanan pangan, pendidikan, perdagangan, dan kesehatan melalui perbaikan sektor pertanian, sektor perdagangan, sektor pendidikan, dan sektor kesehatan,” ujar John.

Jhon Lado juga menghimbau tenaga pendidik, dan tenaga kesehatan untuk bekerja profesional dan tepat sasaran agar kita bisa keluar dari keterpurukan, kebodohan, dan ketertinggalan.

Harapan Jhon Lado Bora Kabba kepada semua pihak baik Pemerintah Daerah, Camat, Kepala Desa, Tenaga Pendidik, dan Tenaga Medis agar mendukung program kerja pemerintah daerah dengan menunjukkan kinerja yang maksimal.

“Jika kita tidak bekerja sama maka mustahil program-program yang sudah teragenda bisa berjalan, tentu kita harus bersinergi untuk mencetuskan program kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat agar tidak sekedar program kerja 100 hari tetapi menjadi program kerja prioritas dalam jenjang waktu yang panjang,” harap John menutup sambutannya.

Hadir pada kesempatan itu Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Penjabat Sekda, Kapolres, Dandim 1613, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Pimpinan Perangkat Daerah/Unit Kerja, Camat Tana Righu, para Kepala Desa serta perangkat desa, dan para Kepala Sekolah serta guru-guru lingkup Kecamatan Tana Righu. (DD/HB)