Jemaat Wilayah Kependetaan Malla Kembali Menerima Pendeta Yusak N.Teuf, S.Th

DETIKDATA, SOE -Acara Pengutusan dan Perhadapan Serta Serah terima ketua Majelis Kependetaan Wilayah Malla, Klasis Amanatun Timur, di gedung kebaktian GMIT Anugerah Santian, Desa Santian, kecamatan Santian Kabupaten TTS. Kamis (17/12/20)

Kegiatan berlangsung diawali dengan Ibadah bersama yang dipimpin Oleh Ketua Majelis Jemaat Imenuel Enonitas (pdt. Wati J. Manu, S.Th) pada pukul 13:00 Wita. Meneguhkan Ketua Majelis Jemaat Wilayah Malla, berdasarkan Surat keputasan Sinode No: 1010/SK/US-GMIT/XII/2020, Untuk Serah terima jabatan ketua Majelis Jemaat Wilayah Malla dari Ketua Klasis Amanatun Timur pdt. Yostan Benu, S.Th, kepada Bapak Pdt. Yusak N. Teuf, S.Th untuk menjalankan Tongkat estafet pelayanan dan tanggung jawab yang diberikan.

Dalam kegiatan tersebut yakni Ketua, Sekertaris, Bendahara Klasis Amanatun Timur, Ketua majelis Jemaat Imenuel Enonitas, perwakilan dari 8 mata jemaat wilayah malla, serta Seluruh Presbiter dan Jemaat Anugerah Santian.

Kegiatan serah terima diawali dengan sambutan dari jemaat Wilayah Malla berupa pengalungan selimut adalah ciri khas Amanatun, sebagai tanda ucapan selamat datang dan selamat melayani.

Bapak Nikolas menyampaikan bahwa, ada yang pergi dan ada yang datang, dan bahwa dari delapan mata jemaat merasah ibah karena waktu kedatangannya mereka terlalau susah sehingga pergi tampa pamit

“Ada yang pergi dan ada yang datang, kami dari delapan mata jemaat merasa ibah karena waktu datangnya kami terlalu susah tetapi pergi tanpa Pamit. Saat ini kami bersyukur karna atas penyertaan Tuhan, kami masih diberi seorang pelayan Tuhan yang akan bersama, ketika kami merdasa haus dan lapar akan jiwa kami”. Ucap Nikolas

Pdt. Yusak N. Teuf, S.Th, dalam sambutanya menyampaikan bahwa, selama 26 tahun bersama seorang Ibu pasti beda kalau sekarang berhadapan dengan seorang bapak, ia tidak tau kelembutan seorang ibu seperti apa sedangkan seorang bapak-bapak pada  umunya kasar, tetapi bapak-bapak juga kadang bisa lebih halus dari seorang ibu.

Lanjut Pdt. “Yusak dengan berharap untuk sama-sama mendukung dalam pelayan dan saling mendoakan,  tidak bisa menjalankan pelayanan seorang diri tamap dukungan dari teman-teman presbiter semua” Unkap Yusak.

Terlepas dari itu suara gembala dari bapak Klasis Amanatun Timur menyampaikan bahwa sesungguhnya pelayanan proses penempatan pendeta banyak tantangan, hambatan, rintanga, tetapi harus disyukuri. Meskinpun ada berbagai tantangan tetapi Tuhan akan selalu campur tangan.Tandas Pdt. Yostan”.

Setelah kegiatan berakhir  Pukul 16:40.(DD/YK)