Seiring dengan menguatnya pola sirkulasi dan kecepatan angin, Suspect Area tersebut mempunyai kecenderungan bergerak ke arah selatan hingga barat daya menuju wilayah perairan Utara Australia dalam 72 jam ke depan. Suspect area diperkirakan akan menguat cukup signifikan terutama di hari Sabtu dan Minggu ditandai dengan menguatnya pola sirkulasi dan kecepatan angin diatas 25 knots (25 knots × 1,8 km/jam).
“Diperkirakan kecepatan angin melebihi 35 km/jam di hari Sabtu dan Minggu dengan kemungkinan pusat bibit siklon sudah berada di area tanggung jawab Tropical Cyclone Warning Center Australia. Jadi diperkirakan apabila nanti terbentuk badai tropis itu sudah di bawah area tanggung jawab monitoring pihak Australia. Namun dampaknya secara tidak langsung akan berpengaruh dan dapat menimbulkan hal yang perlu diantisipasi di wilayah Indonesia,” kata Dwikorita.
Kemudian berdasarkan pemodelan prediksi BMKG, probabilitas potensi menjadi siklon tropis di hari Kamis (24 jam ke depan) masih rendah. Namun di hari Jumat (48 jam kedepan), potensi meningkat dari rendah hingga sedang, dan di hari Sabtu (72 jam kedepan) potensi meningkat lagi dari sedang hingga tinggi, dan di hari Minggu (96 jam kedepan) potensinya diperkirakan menjadi tinggi.






