Pesan Ketua Presidium Dalam Pelantikan Anggota Baru PMKRI Cabang Kefamenanu

DETIKDATA, Kefamenanu – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kefamenanu Sanctus Yohanes Don Bosco Menyelengarakan Kegiatan Pelantikan Anggota baru yang berjumlah 104 orang di Gedung Darma Wanita Kesatuan Kab. TTU. Minggu, (10/10/2021)

Kegiatan Pelantikan tersebut, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Periode 2021/2022 mengusung tema “DUC IN ALTUM” yang artinya “Bertolaklah ketempat yang lebih dalam”.

Dalam Pidato Ketua Presidium, Kristoforus Bota Mengatakan Bahwa Mahasiswa merupakan kaum intelektual yang dibentuk melalui berbagai proses pembinaan untuk mampu menghasilkan idealisme yang kuat, dan peran yang dimiliki oleh mahasiswa jangan hanya sekedar berlaku bagi dirinya sendiri, tetapi peran itu juga harus berlaku bagi keutuhan Gereja, bangsa dan tanah air.

“Mahasiswa yang merupakan sosok calon pemimpin dengan level kecerdasan intelektual yang tinggi, di dunia masyarakat dituntut untuk harus memiliki kepribadian yang baik dan memiliki akhlak yang terpuji. Sebab kecerdasan intelektual jika tidak diimbangi dengan cerminan karakter yang baik dan beradab maka ketimpangan yang cenderung terjadi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan akan terus berkepanjangan dari masa kemasa,” ungkap Kristoforus.

Selain itu, Kristoforus Juga menegaskan bahwa ditengah-tengah arus pragmatisme yang semakin gencar dipertahankan, dimana sosial politik dan sosial ekonomi tidak lagi memiliki sensivitas terhadap kesejahteraan masyarakat, maka sudah seharusnya sebagai kader PMKRI, harus hadir dengan menggagas paradigma baru yakni paradigma kepemimpinan yang berbasis pada tanggung jawab akan kesadaran moral sebagai standar yang ketat untuk mampu menidentifikasi setiap isu atau permasalahan sosial kehidupan masyarakat. paradigma kepemimpinan yang berbasis pada tanggung jawab akan kecerdasan moral untuk mampu megatur posisi konflik sosial serta mampu membangun solusi serta strategi untuk terlibat dalam penanganan dan penyelesaian konflik sosial yang terjadi. paradigma kepemimpinan yang berbasis pada tanggung jawab akan keberanian moral untuk mampu mengambil sikap atau tindakan, dan berkehendak untuk menanggung segala resiko dan konsekuensi akibat dari sikap maupun tindakan yang dilakukan.

Masih dalam pidatonya, Kristoforus Menjelaskan alasan pengusungan tema pelantikan itu bahwa Melalui keputusan Dewan Pimpinan Cabang, mengusung tema kegiatan yakni “DUC IN ALTUM” yang artinya bertolaklah ketempat yang lebih dalam, seperti kata Yesus kepada murid-Nya pada saat itu yang sedang menjala ikan didekat bibir pantai (injil Lukas 4:5).

“Melalui tema pelantikan ini, sebagai kader PMKRI, dalam hal pengambilan keputusan atas sikap dan tindakan yang hendak dilakukan, tidak bisa hanya sekedar menggunakan pola pikir atau pengetahuan semata, namun harus berlandaskan kebijaksanaan yang dihasilkan melalui kedalaman suasana bathin atau hati, dimana hati merupakan tempat bagi Roh Alah bersemayam dan berkarya, Sehingga dari sanalah akan muncul kebijaksanaan untuk mengelola hidup serta menghasilkan buah-buah kebaikan untuk menghantar manusia kepada kesejahteraan serta keselamatan. Sebab Manusia pada hakekatnya merupakan makhluk sosial yang memiliki Iman dan budi pekerti yang luhur, maka harkat dan martabat kemanusiaan harus selalu dijunjung tinggi oleh setiap kader perhimpunan,” beber Kristoforus.

Selain itu, Kristoforus Juga melekatkan sebuah nama angkatan bagi para anggota muda yang dilantik sebagai bagian dari bentuk dedikasi berupa semangat perjuangan dalam proses pembentukkan diri menuju pengabdian nyata dilautan masyarakat.

“Oleh karena itu, melalui suatu refleksi yang panjang, maka selaku ketua Presidium PMKRI Cabang Kefamenanu di masa kepemimpinan periode ini, melalui pertimbangan dan keputusan secara formatur tunggal, telah dipertimbangkan dan diputuskan bahwa untuk semua peserta yang baru saja dilantik pada malam hari ini, saya lekatkan sebuah nama sebagai bagian dari bentuk dedikasi berupa semangat perjuangan dalam proses pembentukkan diri menuju pengabdian nyata dilautan masyarakat. Sebab PMKRI merupakan ruang laboratorium kader yang dibentuk dan disiapkan untuk kemudian diterjunkan ke lautan masyarakat. Maka melalui melalui suasana bathin dan hati yang tulus, angkatan ini saya beri nama, angkatan “REVOLUSIONER” dengan harapan agar dalam setiap pengambilan keputusan, baik sikap maupun tindakan, baik secara pribadi maupun kelompok harus dilakukan secara strategis, energik, cegat, taktis dan tidak terkesan kaku serta benar-benar menunjukann suatu perubahan yang nyata berdasarkan konsep gerakan intelektual baik itu dibidang sosial budaya, politik, maupun ekonomi,” tutur Kristoforus.

Menutup Pidatonya, Kristoforus juga mengucapkan terima kasih yang berlimpah kepada semua Senior Alumni, Semua Narasumber selama proses kegiatan pedidikan dasar formal berjenjang yang telah dilalui, seluruh stakeholder yang sudah dengan tulus iklas mensuport segala bentuk kegiatan selama ini, serta semua hadirin yang sudah melibatkan diri untuk hadir dalam acara pelantikan anggota baru Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Cabang Kefamenanu Sanctus Yohanes Don Bosco, Tahun 2021 pada malam hari ini. (DD/YM)