WARTA  

Progres Capai 92 Persen, PSN K-SIGN Rote Ndao Siap Serap 26 Ribu Tenaga Kerja

DETIKDATA.CIM, ROTE NDAO – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, melakukan peninjauan langsung ke lokasi Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao, Jumat (27/3/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan percepatan pembangunan proyek yang diproyeksikan menjadi tulang punggung kemandirian garam nasional tersebut.

Project Manager PT Nindya Karya, Erwan Fatrianstah, melaporkan bahwa saat ini progres fisik pembangunan K-SIGN telah menyentuh angka 92 persen, dengan fokus pada tahap penyelesaian akhir (finishing) dan ditargetkan rampung pada bulan Juni mendatang. Wagub Johni Asadoma menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung percepatan proyek ini, baik dari tingkat kabupaten maupun provinsi.

Proyek K-SIGN diprediksi mampu menyerap hingga 26.000 pekerja, di mana 80 hingga 90 persen di antaranya diprioritaskan bagi masyarakat lokal NTT. Langkah ini dinilai strategis untuk menekan angka pengangguran di NTT yang saat ini tercatat masih berada di angka 125 ribu orang.

“Dengan adanya K-SIGN, kita tidak hanya menuju kemandirian produksi agar tidak bergantung pada impor, tetapi juga menciptakan lapangan kerja luas bagi warga kita sendiri,” tambahnya.

Wagub juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta seluruh pihak yang terlibat. Ia meyakini kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan proyek berskala besar ini.

Menutup agenda peninjauan, Johni Asadoma beserta rombongan menyempatkan diri meninjau langsung gudang penampungan garam serta titik pembangunan pompa air laut yang akan menjadi komponen vital dalam operasional industri garam di Landu Leko tersebut.