”Bahan-bahan yang diberikan dan sudah dalam kondisi rusak, waktu itu (Senin, 7/2) terdiri dari, pisang, sayur dan tahu sudah dalam keadaan rusak dan tidak layak untuk dikonsumsi,” ungkap Yefta salah satu kader Posyandu, dilansir dari media soepost.com.
Yefta mengaku bahwa bersama kader Posyandu yang lain menerima bahan makanan dari kepala desa untuk diolah lagi. Namun, karena ada beberapa bahan makanan yang rusak, kami para kader putuskan untuk tidak mengelola karena berbahaya bagi anak-anak.
Menanggapi hal tersebut, Yerim Yos Fallo selaku Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Timor Tengah Selatan tidak tinggal diam. Menurutnya, penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di Desa Oekiu bukan hal baru.
Berdasarkan keterangannya, Yos Fallo membeberkan bahwa Pospera TTS telah menemukan beberapa hal yang dilakukan Oleh Kades Oekiu, Marselius A. Tenistuan.
“Dia sementara double job (rangkap jabatan) jadi kepala desa terus jadi guru P3K, dia juga sering gadai traktor milik desa,” ungkap Yos Fallo, Jumat 18 Februari 2022 pagi.
Ia melanjutkan, Pospera temukan hal itu (gadai traktor) dan menyuruh yanb bersangkutan mengembalikan kepada masyarakat untuk dipakai kerja sawah, namun uang gadai traktor sudah terpakai.
Selain itu, kata Yerim Yos Fallo, pengadaan – pengadaan selalu dibelanjakan sendiri, seperti pengadaan makanan untuk stunting ini, dia (Kades Oekiu) belanjakan sendiri,” tegasnya.
“Apakah ini untuk orang atau untuk apa? Siapa yang membeli makanan ini?,” tanya Yerim Yos Fallo dengan nada kesal sambil menunjukkan sumber foto bahan makanan yang rusak yang disediakan oleh Kepala Desa Oekiu Marselinus A. Tenistuan.





