Perusahaan Tambang Bauksit Ilegal di Kepulauan Riau Disegel

DETIKDATA, LINGGA – Perusahaan tambang bauksit ilegal PT YBP di Kawasan Hutan Produksi Terbatas Sungai Gelam – Sungai Marok Tua – Tanjung Sembilang Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), disegel tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yang terdiri atas Direktorat Penegakan Hukum (Gakkum) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga, Kepri.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Dirjen Gakkum) KLHK Rasio Ridho Sani menjelaskan, aktivitas penambangan bauksit ilegal diketahui dari hasil pendataan dan analisis spasial penggunaan kawasan hutan yang tidak prosedural terutama di wilayah Kepri.

“Tim operasi mengamankan 2 unit alat berat, 8 unit dump truck, menyegel areal stockpile dan alat pengolahan bijih bauksit, serta memasang papan larangan di areal tambang PT. YBP di Desa Tinjul, Kecamatan Singkep Barat, Provinsi Kepri,” ujar Dirjen Gakkum KLHK dalam keterangan resmi yang diterima detikdata pada Kamis (23/9/2021).

Lebih lanjut Dirjen Gakkum KLHK menjelaskan, pemerintah mengedepankan hukum restoratif (restorative justice) dalam penyelesaian permasalahan penggunaan kawasan secara tidak prosedural untuk perkebunan maupun pertambangan melalui Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

Kendati demikian, kata dia, kegiatan pertambangan atau perkebunan di dalam kawasan hutan yang dilakukan setelah terbitnya UU Cipta Kerja merupakan tindak pidana dan akan dilakukan penegakan hukum.

“Pertambangan ilegal merupakan kejahatan luar biasa yang menimbulkan dampak kerusakan lingkungan dan kerugian ekonomi yang sangat besar bagi negara, untuk itu pelaku kejahatan ini harus dihukum seberat-beratnya,” jelas dia.

Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan KLHK Sustyo Iriyono mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Lingga yang mendukung operasi penyegelan tambang ilegal bauksit tersebut.

Dalam operasi penyegelan itu, lanjut dia, tim mengamankan barang bukti berupa dua unit alat berat excavator dan delapan unit dump truck di Pos Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Dabo Pemkab Lingga.

“Selain barang bukti, tim juga mengamankan dua orang pekerja dan delapan sopir dump truck untuk dimintai keterangannya oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) LHK guna mengungkap dan menjerat penanggungjawab aktor intelektualnya,” imbuh dia. (DD/WS)

Related Posts

Tinggalkan Balasan