Anggota DPRD Inisial YM Diduga Predator Seksual, Massa Siap Lumpuhkan Gedung Dewan

Dok. Istimewa

DETIKDATA.COM, KUPANG – Gelombang kemarahan publik terhadap dugaan kasus kekerasan seksual yang menyeret oknum anggota DPRD Kabupaten Kupang berinisial YM kini mencapai puncaknya. Aliansi Peduli untuk Korban dipastikan akan menggeruduk Kantor DPRD Kabupaten Kupang pada Rabu (26/02/2026) besok guna menuntut keadilan.

Aksi demonstrasi besar-besaran ini merupakan respons tegas atas lambatnya penanganan kasus yang mencederai martabat lembaga legislatif tersebut. Koordinator Lapangan (Korlap) Aliansi Peduli untuk Korban, Musa Laure, menegaskan bahwa gerakan ini adalah bentuk perlawanan terhadap penyalahgunaan kekuasaan yang berujung pada tindakan asusila.

“Rakyat Indonesia berhak memperoleh perlindungan dan rasa aman. Namun realitasnya, masyarakat terutama perempuan masih sangat rentan menjadi korban kekerasan di tangan mereka yang seharusnya menjadi pelindung,” ujar Musa saat memberikan keterangan pers di bilangan Kota Kupang, Selasa (25/02/2025).

Musa menekankan bahwa kekerasan terhadap perempuan adalah pelanggaran serius Hak Asasi Manusia (HAM) yang tidak mengenal kompromi. Ia menyayangkan jika jabatan publik justru dijadikan alat untuk mengintimidasi atau mengeksploitasi korban.

“Jabatan publik itu amanah untuk melayani, bukan alat untuk menyalahgunakan kekuasaan. Kami mengecam keras tindakan oknum YM dan mendesak agar hukum ditegakkan secara transparan tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Selain menuntut proses hukum terhadap terduga pelaku, Aliansi juga mendesak negara melalui aparat penegak hukum untuk memberikan proteksi maksimal kepada korban. Musa mengingatkan jangan sampai ada upaya pembungkaman atau intimidasi yang kerap terjadi dalam kasus yang melibatkan pejabat publik.

“Setiap korban berhak atas perlindungan, pendampingan, dan pemulihan menyeluruh. Kami tidak akan membiarkan ada celah bagi pelaku untuk lolos dari jerat hukum melalui tekanan atau lobi-lobi politik,” lanjut Musa.

Aliansi Peduli untuk Korban juga menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat sipil, organisasi mahasiswa, dan aktivis kemanusiaan di Kupang untuk bergabung dalam aksi solidaritas besok. Mereka berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga korban mendapatkan keadilan yang seutuhnya.

Penulis: Melky Editor: Bang Gusty