Belajar Langsung Dari Desa, Prodi Ekonomi Pembangunan UNIMOR Lakukan Kuliah Lapangan

DETIKDATA, KEFAMENANU – Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Timor melakukan kuliah lapangan dan pengabdian pada masyarakat di Desa Usapinonot, Kecamatan Insana Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT. Senin (24/05/21).

Dosen pengampu mata kuliah Pengantar Ekonomi Pembangunan, Ismi Andari. S. Sos.,MSP. mengatakan, tujuan di adakannya kuliah lapangan ialah agar mahasiswa mengetahui secara langsung perencanaan pembangunan dari Desa.

“Sudah hampir satu tahun lebih perkuliahan di lakukan secara online, perkuliahan dengan sistem ini sangat membuat jarak antara dosen dan mahasiswa. Karena kita dibatasi oleh akses jaringan. 

Lalu dalam mata kuliah kami ini berkaitan dengan proses perencanaan pembangunan yang seyogyanya dimulai dri pembangunan di tingkat desa,” jelas Ismi.

Ismi juga menuturkan bahwa kuliah lapangan juga bagian dari mengimplementasikan teori serta mendukung kebijakan Kemdikbud-ristek tentang kampus merdeka.

“Kami berpikir ketika di kelas sudah mendapatkan dari sisi teori maka kami ingin mahasiswa langsung melihat proses penyusunan perencanaan itu langsung di tingkat desa. Agar apa yang mereka dapatkan secara konsep terbukti terlaksana di tingkat desa. Kuliah lapangan ini akan terus di gagas karena sesuai juga dengan konsep dan menteri pendidikan saat ini yakni merdeka belajar kampus merdeka. Artinya mahasiswa bisa di mana saja berkuliah tidak harus dikelas yang penting disesuaikan dengan konsep materi perkuliahannya. Karena semua tempat itu adalah sekolah dan semua org adalah guru,” tutur Ismi.

Dosen muda tersebut berharap setelah mendapatkan teori plus praktek, setelah lulus mahasiswa dapat menerapkannya pada masyarakat

“Jadi harapan nya dari kegiatan kuliah lapangan ini mahasiswa bisa melihat proses yang sesungguhnya dan mereka bisa menerapkan dikemudian hari setelah lulus dan mengelola desa mereka,” harap Ismi.

Sementara, peserta kuliah lapangan dan pengabdian masyarakat, Maria Kolo merasa senang dan mengajak mahasiswa menjadi penggerak pembangunan daerah.

“Kuliah lapangan ini, kami sebagai mahasiswa sangat senang, karena kita ketahui bahwa harusnya mahasiswa tidak hanya kuliah di dalam kelas tapi bagaimana mahasiswa dapat melakukan kuliah di luar kampus seperti praktek lapangan, sehingga mengetahui segala keadaan di Desa.

Kegiatan ini dapat kita jadikan bekal untuk masa depan, dan apabila kita akan kembali ke Desa kita tentu sudah mengetahui segala rencana pembangunan yang seharusnya dijalankan. Mahasiswa perlu menerapkan nilai kemahasiswaan yang baik kepada masyarakat. Dan menjadi tiang penggerak bagi proses pembangunan Sebuah Daerah,” tutup Ketua Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan UNIMOR.

Pantauan detikdata.com, kegiatan dibuka langsung oleh Dekan FEB Unimor Dr. Kamilaus K. Oki, S.E., M.E, melibatkan 200 peserta yang terdiri dari mahasiswa, perangkat Desa dan Dosen dari FEB UNIMOR (DD/YM)