Terkait Viralnya Penjemputan Atlet Peraih Medali Emas PON, Ini Kata Pelatih

DETIKDATA, KUPANG – Pelatih Muaythai Angga Silitonga menyampaikan jika Pihaknyalah yang menginginkan penjemputan menggunakan Mobil bak terbuka. hanya tidak membayangkan kalau dijemput dengan Mobil Pick Up.

Hal ini disampaikan Angga dalam video klarifikasi di channel YouTube GAHARU NEWS CHANEL. Rabu (06/10/21)

Klarifikasi tersebut terkait viralnya penjemputan Atlet Muaythai Susanti Ndapataka menggunakan mobil Pick Up di Bandara El Tari Kupang Pagi, Rabu (6/10/2021) Pukul 06.00 WITA. Pelatih Angga Silitonga memberikan Klarifikasi.

“kalau masalah Pick Up tadi itu, memang kemarin tawarannya apakah mau dengan oto tertutup atau terbuka tapi lebih baiknya dengan oto terbuka supaya masyarakat bisa melihat,” ujar Angga.

Lanjut Angga, mereka tak membayangkan jika yang menjemput adalah Mobil Pick Up seperti yang ada dalam foto yang beredar.

“Susan (Susanti Ndapataka red) sebanaranya sonde (tidak red) mau ada penjemputan seperti itu, Susan memang sempat ‘eh ka Angga ee, beta (saya red), ke dulu-dulu be (saya red) dengan ka Angga do, 2017, 2018, 2019, juara ju (juga red), pulang berdua biasa-biasa sa (saja red), toh sonde (tidak red) merubah katong (kita red) jadi siapa-siapa atau sonde (tidak red) kasih kurang katong (kita red) pung (punya red) skil bertanding’,” ujar Angga

Namun menurut Angga, kejuaraan-kejuaraan itu berbeda dengan kejuaran PON kali ini. Angga mengatakan bahwa Susanti sudah pantas mendapatkan sambutan masyarakat.

“Cuma be (beta red) bilang beda, dulu lu (kamu red) event ke Jurnas, event apa dengan ini event PON yang memang gaungnya besar, jadi menurut beta (saya red) lu (kamu red) pantas dapat itu, sambutan masyarakat,” lanjut Angga

Angga juga menanggapi terkait pemberitaan media hari ini (6/10/21). dirinya kaget saat pertama kami melihat dan tidak menduga akan viral.

Angga menyampaikan bahwa pemberitaan itu tanpa ada koordinasi terlebih dahulu dengannya sebagai pelatih.

“kalau masalah yang di koran tadi itu beta (saya red) ju (juga red) kaget beta (saya red) ju (juga red) sonde (tidak red) tahu, baru tiba-tiba viral. karena sonde (tidak red) ada koordinasi dengan beta (saya red),” terang Angga.

Terkait pemberitaan media yang mengatakan ‘didampingi ayah dan Ibunya’. Angga menjelaskan jika Ayah dan Ibu dari Susanti tidak datang saat penjemputan.

“Sempat be (saya red) baca, katanya itu Susanti didampingi bapak dan Ibunya, nah, orang tua itu salah, itu yang dampingi itu, kakak kandung dengan Istrinya. Susanti ni ayah saja masih ada, ibu sudah meninggal lama,” jelas Angga.

Angga mengungkap, saat mereka tiba di bandara El Tari, Pihak KONI Provinsi NTT sempat datang mengalungkan karangan bunga dan menawarkan tumpangan untuk penjemputan.

“sampai terakhir dong (mereka red) tanya pun (menawarkan Mobil tumpangan red), sonde (tidak red), katong (kami red) ada siap oto bak terbuka, cuman permasalahannya mungkin katong sonde mebayangkannya seperti itu,” lanjut Angga.

Sementara itu, Susanti Ndapataka memberikan ucapan terimakasihnya kepada rombongan yang telah menjemputnya di Bandara.

Ia berharap, olahraga Muaythai diperhatikan, dan bisa mengikuti SEA Games.

“Untuk kedepannya mungkin bisa di perhatikan, biar bisa ikut ini, apa Sea games,” harao Susanti. (DD/YW)