DETIKDATA.COM, KUPANG – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur resmi membentuk lima tim percepatan pembangunan untuk mengakselerasi program prioritas daerah. Langkah ini menekankan penguatan ekonomi kerakyatan dan keterbukaan informasi publik.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kearsipan dalam konferensi pers di Kantor Gubernur NTT, Selasa (28/4/2026). Ia menegaskan pembentukan tim merupakan strategi menjawab lambatnya implementasi sejumlah program pembangunan.
“Pemerintah Provinsi NTT membentuk lima tim percepatan pembangunan sebagai strategi utama untuk mendorong program prioritas lima tahun ke depan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tim akan bekerja di tiga sektor utama yang terintegrasi: pemerintahan dan desa, perekonomian dan pembangunan, serta administrasi umum. “Setiap bidang memiliki koordinator dan perangkat kerja yang mengatur pelaksanaan program secara lebih cepat dan terarah,” jelasnya.
Menurutnya, pola kerja ini dirancang memangkas rantai birokrasi yang selama ini memperlambat eksekusi program di lapangan.
Selain percepatan program, Pemprov NTT memberi perhatian serius pada penguatan komunikasi publik untuk meningkatkan transparansi.
Plt. Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Jusuf Lery Rupidara, mengatakan pemerintah aktif memanfaatkan platform digital dalam menyampaikan informasi. “YouTube, Instagram, dan Facebook sudah kami gunakan untuk menyebarkan informasi kegiatan pemerintah dan program prioritas,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi partisipasi publik dan media. “Kami sangat terbuka terhadap partisipasi masyarakat dan media untuk mengisi ruang informasi dengan konten-konten yang positif,” ujarnya.
Di sisi lain, fokus utama percepatan pembangunan diarahkan pada penguatan ekonomi berbasis rakyat sebagai fondasi pertumbuhan daerah. “Ekonomi NTT adalah ekonomi kerakyatan, dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” tegas Prisila, pejabat Pemprov yang dikutip dalam keterangan.
Ia menyebut strategi ekonomi meliputi penguatan produksi, distribusi, konsumsi, serta perluasan akses permodalan melalui skema kredit usaha mikro dan program nasional lainnya. Pemprov NTT juga mendorong masyarakat mencintai dan menggunakan produk lokal untuk memperkuat ekonomi daerah.
Dengan pembentukan lima tim percepatan ini, Pemprov NTT menargetkan akselerasi pembangunan yang lebih konkret, terukur, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah NTT.






