DETIKDATA.COM, SOE – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menggelar kegiatan “Ngabuburit Pengawasan” sebagai sarana memperkuat mentalitas dan spiritualitas jajaran pengawas. Kegiatan bertajuk ‘Puasa dan Ijtihad Merawat Demokrasi Elektoral’ ini berlangsung di Kantor Bawaslu TTS, Senin (09/04/2026).
Acara ini menghadirkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten TTS, H. Muhammad Arifoeddin, S.Pd, M.M., sebagai penceramah utama. Dalam tausiyahnya, Arifoeddin menekankan bahwa pertemuan di bulan Ramadhan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum krusial untuk “mengisi ulang” spiritualitas para pejuang demokrasi.
“Ramadhan adalah bulan tarbiyah atau pendidikan. Pelajaran terbesarnya adalah kejujuran (shiddiq) dan disiplin. Dua nilai inilah yang menjadi detak jantung dari seluruh tugas pengawasan Pemilu yang Bapak dan Ibu emban,” ujar Arifoeddin di hadapan keluarga besar Bawaslu TTS.
Ia juga menyematkan istilah “Mujtahid Demokrasi” kepada para pengawas Pemilu. Menurutnya, tantangan di lapangan seringkali berada di area abu-abu yang menuntut pengambilan keputusan cepat, tepat, dan berani di tengah tekanan politik yang kuat.
“Dalam agama, orang yang melakukan ijtihad disebut Mujtahid. Pengawas Bawaslu adalah Mujtahid Demokrasi karena harus berani mengambil keputusan di tengah situasi yang tidak selalu hitam-putih,” lanjutnya.
Arifoeddin menitipkan tiga prinsip ijtihad yang harus dipegang teguh oleh jajaran Bawaslu TTS, yakni: Integritas, Keadilan, dan Musyawarah. Ia meyakini bahwa kerja keras pengawas di wilayah TTS yang memiliki tantangan topografi sulit akan bernilai ibadah jika dilakukan dengan niat tulus.
“Jika bekerja dengan niat tulus menjaga kebenaran, maka setiap detik pengawasan yang dilakukan akan dicatat sebagai amal jariyah yang tak terputus,” pungkasnya.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu TTS, Desi M. Nomleni, S.Pt., bersama para anggota: Aryandi Achmad Amiruddin, ST, Dedan Median Aty, S.Pd, dan Longginus Ulan, SS. Turut hadir Plt. Kepala Sekretariat, Korius Y. Nomleni, S.IP, jajaran Kasubag, serta seluruh staf ASN dan pendukung.
Selain kehadiran fisik, acara ini juga diikuti secara daring oleh para eks Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten TTS serta alumni Sekolah Pengawasan Partisipatif Tingkat Bawaslu TTS.





