DETIKDATA.COM, KUPANG – Organisasi bela diri Gereja Katolik Tunggal Hati Seminari – Tunggal Hati Maria (THS-THM) Distrik Keuskupan Agung Kupang (KAK) tengah mematangkan persiapan menjelang perayaan Minggu Kerahiman Ilahi yang akan jatuh pada 12 April 2026 mendatang.
Berdasarkan hasil koordinasi Distrik KAK melalui Komisi Mental Spiritualitas (Menspirit) Distrik dengan pihak Pastoran Taman Doa Oebelo, kegiatan ziarah ini kini telah ditetapkan sebagai agenda tetap tahunan bagi anggota THS-THM.
Sebagai wujud pengabdian nyata, anggota THS-THM dijadwalkan melaksanakan aksi bakti sosial berupa penanaman pagar menggunakan kayu Reo/Ende di area Taman Doa Oebelo. Aksi ini akan dilaksanakan pada Jumat, 10 April 2026, mulai pukul 13.00 WITA.
Setiap ranting diwajibkan membawa bibit kayu serta peralatan kerja seperti parang dan linggis di bawah koordinasi Komisi Pengabdian Masyarakat.
“Pater di Oebelo juga meminta secara khusus agar THS-THM melaksanakan Novena Kerahiman Ilahi sebagai persiapan batin,” tulis Sie Menspirit THS-THM KAK.
Pada hari puncak, Minggu (12/4), rangkaian acara akan dimulai dengan proses check-in seluruh ranting se-Kota dan Kabupaten Kupang di Aula Pastoran pada pukul 08.00 hingga 10.00 WITA. Agenda dilanjutkan dengan pencerahan spiritualitas oleh Romo Moderator Distrik.
Memasuki siang hari pukul 13.00 WITA, para anggota akan mengikuti prosesi doa Rosario Kerahiman bersama dengan membawa gambar Kerahiman Ilahi dari masing-masing ranting.
Puncak perayaan Ekaristi akan dilaksanakan pada pukul 15.00 WITA di kapela setempat. Selain kehadiran Romo Moderator Distrik, pihak panitia juga berencana mengundang Romo Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Agung Kupang untuk memimpin misa, mengingat Bapak Uskup dijadwalkan memimpin misa di Lapas Kupang pada waktu yang bersamaan.
Tugas liturgi telah dibagi secara merata: Koor dan perlengkapan pengeras suara (sound system) ditanggung oleh Ranting Taklale, Lektor oleh Unit Kelapa Lima, serta Misdinar dari Ranting Tarus. Sementara itu, persembahan misa akan ditanggung secara kolektif oleh beberapa ranting seperti Katedral, Naikoten, Sikumana, Asumpta, BTN Kolhua, Camplong, Buren, dan Batuna.
Rangkaian kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkuat fisik dan persaudaraan antaranggota, tetapi juga memperdalam iman akan kasih Allah yang maharahim.






