Detikdata.com, KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) dan Bank NTT resmi memulai penjajakan kerja sama strategis guna mendorong kualitas pendidikan dan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Nusa Tenggara Timur. Pertemuan perdana yang berlangsung di Gedung Rektorat Undana pada Jumat (23/1) ini membahas berbagai poin krusial, mulai dari beasiswa hingga modernisasi fasilitas kampus.
Rektor Undana, Prof. Jefri Bale, menyambut positif inisiatif ini sebagai langkah konkret meningkatkan daya saing perguruan tinggi. “Ini peluang strategis bagi Undana. Beasiswa berbasis prestasi, kesejahteraan dosen, dan dukungan infrastruktur akan menjadi motor penggerak peningkatan kualitas SDM di NTT,” ujar Prof. Jefri dalam pertemuan tersebut.
Salah satu poin utama dalam diskusi tersebut adalah penyaluran beasiswa melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank NTT. Berbeda dari skema biasanya, Bank NTT memberikan kepercayaan penuh kepada pihak Undana untuk melakukan seleksi agar bantuan tepat sasaran bagi mahasiswa berprestasi maupun yang kurang mampu secara ekonomi.
Direktur Utama Bank NTT, Yohanis Landu Praing (merujuk pada kepemimpinan terkini sesuai struktur organisasi Bank NTT), menegaskan komitmen bank daerah tersebut untuk hadir lebih dekat di dunia pendidikan.
“Undana tentu lebih memahami kondisi mahasiswanya. Kami ingin program CSR ini berkelanjutan dan memberikan dampak nyata,” tegasnya.
Selain beasiswa, pertemuan tersebut juga membahas skema pembiayaan khusus bagi tenaga pendidik (dosen). Bank NTT menawarkan kemudahan akses kredit perumahan hingga kendaraan bermotor guna menunjang kesejahteraan dan produktivitas para pengajar di lingkungan Undana.
Tidak hanya fokus pada SDM, kolaborasi ini juga menyentuh aspek pengembangan fisik universitas. Kedua belah pihak mendiskusikan peluang pembiayaan pembangunan gedung dan fasilitas kampus melalui skema kredit jangka panjang. Langkah ini dinilai mendesak demi mempercepat modernisasi infrastruktur Undana dalam menghadapi tantangan pendidikan global.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, Undana dan Bank NTT sepakat membentuk tim teknis gabungan. Tim ini bertugas mengkaji aspek hukum dan operasional agar seluruh rencana kerja sama berjalan sesuai dengan regulasi institusi negara dan prinsip tata kelola yang baik.
Sinergi ini diharapkan menjadi jembatan bagi terciptanya ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan kompetitif di Nusa Tenggara Timur.






