LSP P1 Hasilkan Tenaga Pendidik yang Produktif dan Inovatif

DETIKDATA, SINGKAWANG – Dalam meningkatkan kompetensi, SMKN 2 Singkawang, Kalimantan Barat mempersiapkan peserta didik menghadapi tuntutan masa kini. Pada masa Pandemi, pendidikan di Singkawang harus mempunyai daya saing, inovasi, dan produktif.

Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak ke 1 (LSP P1) SMKN 2 Singkawang selaku penyelenggara menggelar Diklat Asesor Kompetensi Angkatan ke IV tahun 2020/2021 LSP P1 SMKN 2 Singkawang, di Hotel Dangau Singkawang, Senin (18/1/2021). Kegiatan berlangsung mulai tanggal 18 -22 Januari 2021.

Turut hadir Wakil Wali Kota Singkawang, Irwan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Sugeng Hariadi, Dewan Pengarah LSP P1 SMKN 2 Singkawang, Aprizal, para master asesor kompetensi, dan para peserta diklat asesor.

Menurut Wakil Wali Kota Singkawang, Irwan, Indonesia khususnya Kalbar saat ini sangat membutuhkan tenaga pengajar kejuruan yang produktif dan inovatif. “Pendidikan itu sangat penting, maka dari itu, yang hadir saat ini memang perlu dilatih dan diuji kompetensi dan kredibilitasnya oleh asesor terpercaya,” ungkap dia saat membuka kegiatan.

Ia menekankan pendidikan inovatif pada masa pandemi mampu menjadi salah satu senjata dalam melawan tingkat kriminalitas di Kota Singkawang.

Dia mengaku sedih ketika menemukan fakta-fakta yang ada di lapangan. Singkawang disebut sudah rawan kriminalitas, dan penyebaran narkoba terbilang tinggi. “Beberapa waktu kemarin, saya menemukan beberapa ASN dan bahkan anak didik kita tertangkap melakukan tindakan kriminalitas. Penyebab utamanya adalah pandemi yang membuat mereka menghalalkan segala cara untuk bertahan hidup,” terang dia.

Maka dari itu, Irwan mengajak para undangan yang hadir untuk bahu membahu memerangi kriminalitas dan penyebaran narkoba yang berpusat di kota Singkawang.

“Mari, bersama-sama kita tingkatkan kompetensi pendidikan Kota Singkawang dan lawan kriminalitas serta penyebaran narkoba. Saya yakin pendidikan berpotensi mendukung dan membimbing generasi masa depan ke arah yang lebih baik,” ajak dia.

Dewan Pengarah LSP P1 SKMN 2 Singkawang, Afrizal mengatakan, pelatihan ini diikuti oleh 72 pendidik kejuruan produktif se-Kalimantan Barat. Demi mematuhi protokol kesehatan, pelaksanaan pelatihan dan assement diadakan pada 3 tempat yang berbeda. Dua di antaranya di Hotel Dangau Singkawang dan sisanya di Kampung Batu Singkawang.

“Pada tanggal 18-21 Januari 2021, peserta didik akan mendapat pelatihan dari para master asesor. Pada 22 Januari 2021, peserta didik akan mengikuti assesment untuk menguji kompetensi masing-masing,” kata Afrizal.

Menurutnya, pengujian dilaksanakan sesuai prosedur dari Badan Nasional Sertifikat Profesi (BNSP). Hanya pendidik kejuruan yang benar-benar berkompeten yang mendapatkan sertifikat profesi. Sertifikat profesi ini adalah bentuk penjaminan kompetensi bagi pemilik sertifikat tersebut.

Bekerja sama dengan dinas pendidikan dan kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat dan BNSP, Aprizal mengapresiasi dukungan dinas pendidikan dan kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat dan BNSP.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Sugeng Hariadi memberikan dukungannya agar tenaga pengajar di Singkawang lebih produktif dan semakin inovatif. “Mengingat dunia sedang dilanda pandemi, inovasi dalam mengajar dan mendidik siswa perlu diperhatikan,” ungkap dia.

Dia berharap para peserta yang hadir saat ini bisa memanfaatkan pelatihan ini. Tetap jaga protokol kesehatan dengan menerapkan 3M. Mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker. “Di dalam tubuh dan pribadi yang sehat, maka jiwa pun menjadi kuat dalam menghadapi tantangan dan tuntutan pendidikan masa kini di tengah pandemi,” tutup dia. (DD/TD)