Pemkab Belu dan Bank NTT Tandatangan Perjanjian Kerjasama, Ini Tujuannya

DETIKDATA, ATAMBUA – Pemerintah Kabupaten Belu bersama PT. Bank Pembangunan Darah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Belu melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) dalam rangka memudahkan segala aktifitas pelayanan keuangan daerah. Sabtu (3/7).

Penandatanganan PKS ini terkait Pembayaran gaji (Payroll) Pegawai Lingkup Pemerintah Kabupaten Belu, Penerapan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) online menggunakan Cash Management System (CMS), Penyelenggaraan Layanan Penerimaan Pembayaran Jasa Tagihan Air Minum secara online dan Penyerahan CSR secara simbolis berupa 1 (satu) unit Mobil Tangki Air kepada Pemerintah Kabupaten Belu.

PKS tersebut, ditandatangani oleh Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho, Bupati Belu dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH., FINASIM., Dan Plt. Direktur PDAM Kabupaten Belu Ir. Fridolinus Siribein, di Rumah Jabatan Bupati Belu.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Belu Drs. Aloysius Haleserens, MM, Pj. Sekda Belu – Frans Manafe, S.Pi, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Belu Drs. Marsel Mau Meta, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Belu – Marsianus Loe Mau, SH, Plt. Direktur PDAM Kabupaten Belu Ir. Fridolinus Siribein serta jajaran Bank NTT.

Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH., FINASIM., pada kesempatan tersebut mengatakan, salah satu sektor usaha untuk membangun perekonomian adalah lembaga keuangan. Karenanya, Pemerintah Kabupaten Belu berkomitmen dan terus bersinergi dengan Bank NTT dalam upaya membangun perekonomian daerah. Untuk itu inovasi dalam menciptakan program-program sebagai upaya membangun daerah Kabupaten Belu sangatlah diperlukan.

“Kehadiran lembaga keuangan ini tentunya sangat bermanfaat, diantaranya, percepatan, kemudahan, efisiensi, dan menjamin keamanan semua pihak, termasuk masyarakat sampai ke level yang paling bawah,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank NTT, Harry A. Riwu Kaho dalam sambutannya mengatakan, kehadiranya bersama jajaran Bank NTT semata – mata adalah bagian dari komitmen untuk bisa bersinergi dan berkontribusi dalam setiap aktivitas pembangunan di Kabupaten Belu dan NTT. Pencapaian kinerja Bank NTT per semester satu walaupun di tengah hantaman badai pandemi Covid-19 yang sangat luar biasa khususnya bagi industri perbankan, Bank NTT mampu bertumbuh secara positif. Permasalahan inti di Bank NTT adalah kredit bermasalah.

“Pada saat kami ditugaskan bersama sama, kredit macetnya hampir mencapai 5 persen, namun dalam 3 bulan turun 3,48 persen dan kita mengakhiri semester pertama 2021 dengan 2,5 persen. Hal itu dikarenakan panataan tata kelola yang secara menyeluruh baik di kantor cabang maupun pusat tercatat pada hari ini mencapai 190 miliar. Ini pencapaian yang sangat luar biasa, karena disisi lain badai ini mempengaruhi kinerja perbankan secara keseluruhan. Pertumbuhan di kredit, juga bertumbuh luar biasa. Dalam setengah tahun, kita mencapai ekspansi 1 triliun padahal situasi sangat sulit bagi penyerapan kredit. Perhimpunan dana pun mengalami peningkatan yang sangat siknifikan. Kita mampu menghimpun dana kurang lebih 13 triliun. Ini tercapai karena kita memiliki para pemegang saham yang hebat dan luar biasa dalam hal memajukan Bank NTT,” ucapnya.

Sebelum acara penandatanganan itu, Dirut Alex Riwu Kaho bersama jajaran direksi diterima oleh Bupati dan Wabup Belu dengan pengalungan selendang. (DD/FL)