DETIKDATA, OELAMASI – Erwin Pantola (11), Anak dari Desa Hueknutu Kecamatan Takari Kabupaten Kupang, NTT mengalami kelumpuhan Akibat penyakit langka (bagian paha yang semakin membesar), membutuhkan uluran kasih.
Erwin hidup bersama kedua orang tua dan keempat saudaranya. Ayah Erwin, Yery Pantola (43) bekerja sebagai petani di pekarangan rumahnya, sedangkan ibu Erwin, Nendarina Tak (40) hanya sebagai ibu rumah tangga.
Keadaan tersebut bermula sejak Desember 2020, saat itu bagian paha Erwin belum se-bengkak sekarang. Erwin masih bisa ke Sekolah dan mengikuti proses pembelajaran.
Salah seorang guru SD Negeri Hueknutu, Desriana Nuban, S.Pd mengungkap bahwa Erwin sudah tak hadir di sekolah sejak April 2021.
“Anak ini sangat antusias disekolah dan punya semangat untuk sekolah. Awal saya lihat dia sakit waktu dia pilih sampah. Saya tanya bilang kaki sakit. Saya pikir hanya sakit biasa seperti tasalah (terkilir red),” jelas Desriana.
Desriana mengatakan bahwa sejak Erwin sakit, kolom absensi diisi dengan keterangan sakit.
“Guru juga biasa mengunjungi Erwin untuk memberikan pembelajaran agar Erwin tidak ketinggian materi pembelajaran,” kata Desriana.
Sementara, Ibu Erwin, Nendarina Tak mengaku sedih dengan keadaan anaknya.
“Kita punya keadaan seperti ini, kita berharap dan berdoa agar ada yang mau membantu untuk kesembuhan Erwin,” harap Nendarina, yang ditemui detikdata.com di Kediamannya. Selasa (07/09/21)
Nendarina mengaku sejak anaknya sakit, dirinya lebih sering di rumah untuk menemani dan melayani anaknya.
“Kita harus di rumah, anak sakit, pekerjaan terpaksa kasi kurang. Kita juga belum punya biaya untuk berobat ke Rumah Sakit. Kami mohon pada saudara – saudara untuk membantu kami, agar anak kami Erwin bisa sembuh,” ungkap Nendarina.
Kepada detikdata.com, Erwin menceritakan harapannya untuk kembali ke sekolah.
“Ingin seperti yang lain, bisa bermain dan ke sekolah,” ungkap Erwin yang mengaku bercita-cita menjadi anggota TNI tersebut. (DD/Y)






