DETIKDATA, LARANTUKA – Sulit Akses air bersih, banyak warga terdampak bencana di Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT yang menderita penyakit kulit. Bahkan diantaranya sudah dalam kondisi scabies (kudis).
Hal ini diungkap Perawat Pelayanan Kesehatan Palang Merah Indonesia (PMI), Dini Septia Prayogi, A.Md. Kep, kepada detikdata.com. Sabtu (17/04/21).
“Untuk di Dusun Kewuko sendiri saluran airnya terputus sehingga masyarakat sulit mengakses air bersih. Jadi, wajar apabila masyarakat mengalami gatal-gatal karena menggunakan air yang belum terjamin kelayakannya. Kami sendiri sudah menyiapkan obat-obatan untuk mengatasinya dalam pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Banjir Bandang menyebabkan instalasi air bersih terganggu di Dusun Kewuko, Desa Oyang Barang, Kecamatan Wotan Ulumando, Kabupaten Flores Timur, NTT.
Sementara, Leader team Emergency Response Group, Putra Perkasa Abadi Group Sahroni Handayani, mengatakan, kerusakan instalasi air cukup parah hingga memutus jalur air bersih beberapa desa selama berhari-hari, termasuk Desa Oyang Barang. Bersama masyarakat, timnya berusaha untuk memperbaiki instalasi pipa air tersebut.
“Sumber airnya aman karena letaknya jauh dari jalur banjir, namun 40 % pipa instalasi air bersih rusak berat. Alhamdulillah, team ERG PPA GROUP bersama masyarakat melakukan pengadaan pipa HDPE dengan total sebanyak 9 roll rincian 4 roll 2inci, 4 rol 1.5 inci dan 1 rol 1inci, masing-masing per rol memiliki panjang 100 meter,” paparnya.
Perbaikan instalasi pipa air ini memakan waktu selama empat hari. Kerja keras menempuh tanjakan terjal dan penuh material banjir sejauh tujuh kilometer akhirnya membuahkan hasil. Air bersih yang sempat terputus telah teratasi dan kini masyarakat, termasuk Dusun Kewuko dapat mengaksesnya kembali. (DD/RLM)






