DETIKDATA, WAINGAPU – Jalan kaki sejauh enam kilometer dan dua kali langgar sungai, Relawan Bencana Seroja dari Unkriswina Sumba dan R-Kompas mengantarkan donasi ke Dusun Laihing, Desa Kiritana, Kabupaten Sumba Timur, NTT. Sabtu (17/04/21).
Koordinator logistik, Yonathan Talundima mengisahkan beratnya lokasi penyaluran bantuan.
“Untuk sampai ke dusun Laihiding, kami harus jalan kaki sejauh 6 kilometer sambil memikul bantuan sembako dan melewati sungai sebanyak 2 kali baru bisa sampai ke sana. Itulah alasan kenapa selama ini banyak relawan yang mengantarkan donasi ke Kiritana namun di Dusun Laihiding tidak mendapatkan karena memang susah akses untuk ke tempat pembagian donasi,” ungkap Yonathan.
Yonathan juga mengungkap bahwa relawan Unkriswina dan R-kompas adalah relawan pertama yang sampai ke Dusun Laihiding.

“Relawan Unkriswina Sumba dan R-Kompas adalah relawan pertama yang membagikan sembako secara langsung kepada masyarakat di Dusun Laihiding, sebelumnya tidak ada sama sekali relawan yang sampai ke sini, karena untuk sampai ke Dusun Laihiding, kami harus langgar sungai yang arusnya deras dan sungainya semakin lebar hanya menggunakan perahu kecil milik masyarakat setempat. Saat ini keadaan Dusun Laihiding benar-benar parah bahkan sangat parah. jika selama ini kita melihat Laihiding itu hijau dan pemandangannya keren, saat ini kita hanya bisa melihat padang pasir yang memenuhi Desa Kiritana,” ungkap Yonathan.
Pantauan detikdata.com, Pembagian sembako untuk Dusun Laihiding sebanyak 98 paket sembako. Paket sembako tersebut diberikan langsung kepada warga yang ditemui pada saat perjalanan. Terpantau (18/04), telah ada satu alat berat yang digerakkan untuk membersihkan jalan menuju Dusun Laihiding. (DD/JD)






