DETIKDATA, SORONG – Bupati Sorong Johny Kamuru menyerahkan empat unit bus bagi tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Muhammadiyah Sorong, Universitas Negeri Papua, serta Universitas Nani Bili Nusantara, di kilometer 24 Aimas, Rabu (20/1/2021).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sorong Reinhard Simamora dalam sambutannya mengatakan, untuk harga per unit bus yang diserahkan ini senilai Rp 783.894.000.
Dan total harga ke empat bus tersebut sebesar Rp 3.095.576.000 merupakan bersumber dari dana Otonomi Khusus tahun anggaran 2020.
Sesuai dengan visi Bupati dan Wakil Bupati Sorong, yakni Kabupaten Sorong Maju Bersama Rakyat Cerdas sehat dan sejahtera 2022, tentu ini sudah diwujudkan pasangan kepala daerah, bahwa sampai saat ini bus yang diadakan untuk mempermudah layanan pendidikan di daerah ini adalah sebanyak 40 unit.
Dari 40 unit bus ini yang mendapatkan hibah adalah Yayasan YPPK Seminari Van Diepen Kabupaten Sorong, dan selanjutnya untuk hari ini untuk Universitas Negeri Papua, Universitas Muhammadiyah Sorong dan Univeristas Nani Bili Nusantara, urainya.
Ini merupakan wujud visi misi Bupati dan Wakil Bupati Sorong, sehingga kita berharap dengan adanya pengadaan bus ini untuk mempermudah layanan pendidikan mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini sampai dengan perguruan tinggi, jelas Reinhard.
Bahkan kita melihat secara seksama bahwa hari ini tidak ada perbedaan (diskriminasi), yang dilakukan oleh Pemkab Sorong pada semua tingkatan pendidikan.
“Saya berharap kepada tigas perguruan tinggi yang beroperasi di Kabupaten Sorong, agar ke depan kita bekerja sama dalam peningkatan mutu pendidikan di daerah ini,” imbaunya.
Kita ketahui bersama bahwa dengan adanya pandemi Covid-19 sudah sekitar sembilan bulan tidak ada proses pembelajaran tatap muka untuk tingkat TK sampai SMP yang menjadi kewenangan Kabupaten Sorong.
Dimana melalui rapat terakhir dengan berbagai pihak terkait, disimpulkan bahwa kita tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas, dengan memperhatikan protokol kesehatan.
Proses pembelajaran telah dilaksanakan mulai 19 Januari 2020. Kita berharap dengan adanya pembelajaran ini kulitas pendidikan sesuai visi misi Bupati Sorong bersama pasangannya kita pertahankan.
“Saya telah berjuang keras bersama jajaran Dinas Pendidikan, ketika anak-anak kita lulus dari SD maupun SMP mereka benar-benar telah memiliki kemampuan dasar,” beber Reinhard menambahkan. (DD/RIM)






