DETIKDATA, ENDE – Banyak ternak babi di Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, NTT mati akibat flu babi Afrika (ASF), Pemerintah dimintai tolong.
Hal ini disampaikan salah seorang peternak babi rumahan, Maria Dona yang ditemui detikdata.com di lingkungan Rumahnya, Dusun 2 Boaloka, Desa Lisedetu, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, NTT. Selasa (23/02/21).
“Akhir – akhir ini kami di Kecamatan Wolowaru yang berternak babi sangat resa dengan adanya flu babi Afrika (ASF). Ternak babi kami banyak yang mati. Babi yang sebelumnya sehat tiba – tiba enggan untuk makan dan kemudian mati lemas. Kami mohon Pemerintah bantu kami, mungkin bisa bantu vaksin kalau sudah ada, maupun bantu bibit untuk mengurangi dampak kerugian sekaligus menjaga agar peternakan babi rumahan kami tetap berjalan,” harap Maria.
Tambah Maria, peternak membutuhkan informasi dan edukasi terkait ASF.
“Kami mohon Pemerintah bantu kami soal informasi dan edukasi terkait cara penanganan hewan ternak yang tertular virus ASF untuk meminimalisir atau menghilangkan dampak kerugian akibat ASF. Kalo Pemerintah kasih ajar kami tentang cara penanganan yang benar maka kerugian kami berkurang atau tidak rugi sama sekali,” pinta Maria. (DD/YW)






